Sunday, January 14, 2018

TAK APA. AKU DISINI.

Judul dari postingan ini ada karena sebuah lagu. Suatu hari, ketika aku pulang kerumah. Adek nomer 3 memintaku mendengarkan sebuah lagu. Korea sih, tapi aku suka.

Lagu itu, baik lirik ataupun melodinya sedih banget... Menceritakan seakan hembusan setiap nafas terasa berat.

Ingat kasus Kim Jonghyun SHINee? yang mati karena bunuh diri?
Aku emang suka lagu-lagunya, tapi aku bukan fans nya. Jujur ya.... jangan salahkan aku kok bahas itu kalau bukan fans nya.

Lagu itu sangat nyentuh, gatau kenapa... aku baru denger kurang dari seminggu lalu. Aku nangis. Padahal awalnya aku gak tau artinya apaan, aku tetep nangis. Tapi pas liat liriknya, beuh... inget Jonghyun deh yang mati tragis banget bunuh diri karena depresi.

Guys, pernah gak sih kata-kata: orang yang paling bahagia dan tertawa terkadang adalah orang yang paling banyak terluka dan kesepian.

Lo gak tau kenapa dia banyak ketawa dan bertingkah konyol, kan? Gatau kenapa dia kok kayaknya bahagia banget terus bikin iri? Gatau, kan?
Gatau aja hatinya pernah terluka... gatau aja, temen-temennya cuman manfaatin dia dan dia pura-pura gatau soal itu. Gatau kan kalau keluarganya bermasalah. Gatau kan kalau dia punya banyak impian lain yang harus dicapai, janji lain yang harus ditepati. Gatau kan seberapa sabarnya dia ngadepin penghkianat. Gatau juga kan sahabatnya yang sibuk dan ketika pada masa down dia sendirian dan depresi. Gatau seberapa besar perjuangan dia, pengen dianggap, pengen berprestasi, pengen ini-itu. Bukannya maruk atau apalah, tapi kenyataannya itu sifat dari manusia yang alamiah.

Rasanya pengen mati aja.

Dia berfikir, gak ada yang ngebutuhin dia lagi... rasanya pengen mati. Sedih.

Gatau betapa depresinya dia. Sekeras apapun mencoba. Sekeras apapun dia teriak. Gatau...
Gimana rasa itu hadir, ketika kamu beneran milih bunuh diri. Satu kata dariku: Imanmu mungkin lemah.

Tapi coba aja, kalo ada Jonghyun-Jonghyun lainnya diluaran sana, kalau ada yang memeluknya erat. Mengelus rambutnya dan mengatakan: "Kamu udah bekerja keras. Iya kamu hebat. Aku bangga"
Kalau aja ada yang bersedia meluangkan waktunya buat menyediakan bahu, menghapus air matanya, yakinkan ada aku, disini, kamu tak sendirian.
Kalau aja ada.Gak akan ada kejadian sama seperti yang Jonghyun lakuin. Bilanglah... aku benar.

Tapi sebagian orang... Gak peduli.
Serasa kehilangan sisi kemanusiaan mereka. Serasa, ah... sudahlah. Aku pun sama. Kadang tak peduli, pikirku cuman, "siapa dia... gak penting."

Ah, sudahlah.

Tapi, guys. Pada malam ini, selepas aku mendengarkan lagunya dan menangis. Seakan aku di ingatkan tentang orang-orang diluaran sama yang lebih-lebih-lebih punya permasalahan berat. Masalahmu bukan apa-apa.

Kamu sudah bekerja dengan baik. Kamu bekerja dengan keras. Terus maju dan ingat, tak usah peduli nyinyiran orang. Kalau kamu masih punya keluarga, masih punya orang yang kamu sayangi. Percayalah, percaya saja meski beberapa kali pikiranmu tak bisa percaya. Percayalah dengan hatimu, kamu masih harus berjuang. Untuk mereka juga untuk dirimu sendiri.

Guys.
Tak apa-apa. Kalau kamu gagal. Tak apa-apa.
Kalau kamu kesepian, keluarlah. Lihat dunia, dan berbaurlah. Lakukan hobby-mu.
Kalau kamu merasa hampa.... dekatkanlah dirimu pada Tuhanmu.

Ingat kata salah satu tokoh yang aku sukai, Dr. Zakir Naik. Beliau pernah mengatakan suatu dalam Al-Quran atau Hadist, tujuanmu hidup adalah ujian. Ujian Tuhanmu. Ujian Allah.swt.
Selama kamu percaya pada Allah.swt. Kamu pasti tau, jalan pintas seperti bunuh diri adalah suatu dosa. Apalah arti kamu hidup?

Ya, kan?
Kamu harus kuat. Sesekali, ingatlah. Kamu bisa,

Dear kamu yang tengah depresi.
Tak apa... aku disini sama sepertimu. Meskipun aku gak tau apa masalahmu, apa juga bebanmu. Meski aku gak tau seberapa berat masalamu itu. Kuatlah.

Semoga kamu bisa melalui masa-masa mu, ya.


Nidake
Semarang, 14 Januari 2018

Monday, January 8, 2018

[NARASI] Sebuah Rasa yang Telah Memudar

Hallo, ini bukan lagu, bukan sok lagi galau, bijak, dan sebagainya. Ini cuman narasi disaat suwung dengan rutinitas yang sama.

Rutinitas?
Kuliah - Magang - Tugas - Skripsi.
Kayaknya hidup aku berpusat disana. Kampus.

Ngebosenin.
Entah.

Kebanyakan orang bakal tanya sama aku, "Lo gamau gitu ngejalin hubungan, Nid?"
"Nid, temen gue, si A mau kenalan sama lo. Boleh, gak?"
"Si B itu loh Nid suka lo, respon kek."

Hello.
Kalau kamu tau seberapa pusingnya aku dengan segala permasalahan yang ada. Mana sempat kupikirkan hal lain.

Sahabat dekatku yang mengenal dengan baik aku, tau betul, sesuatu seperti move on adalah hal mustahil untukku. Apalah. Setiap kali kukatakan sudah. Hati dan apa yang kamu katakan selalu gak sinkron.Seringkali kamu banyak membohongi dirimu sendiri.

Seringkali karena hal sepele itulah, kamu sakit hati dan kecewa. Karena dirimu sendiri.

Sebuah rasa yang telah memudar? Rasa-rasa yang telah kau perjuangkan sekian lama dan diabaikan, istilah lainnya: php.

Rasa yang hilang?
Perjuangan tanpa hasil, tanpa dipandang adalah hal sia-sia.
Terus buat apa kamu masih ngarep, masih tetep nunggu, masih berdoa soal harapan.
Udah tau, hasilnya bakal sia-sia.


He?

Udah bertahun-tahun hlo, Nid. Mau nunggu sampe kapan sih?
Sampai bumi jadi datar?
Oh.

Cepatlah sadar. Jangan membohongi dirimu bahwa kamu gak kesepian.


Yang lagi galau, Nidake
Semarang Januari 2018